RUQYAH dan pengertiannya

Penulis: Ummu Mu’aadz
Muroja’ah: Ustadz Aris Munandar
RUQYAH  AL-SYARIYYAH
Sheikh Abdel Rahman Al- Shudais



Saat ini, sering kali kita mendengar terapi pengobatan ruqyah  namun pengertian yang terlintas dibenak kita adalah terapi untuk mengusir gangguan jin. Hal ini adalah pendapat keliru dan  salah kaprah dikalangan masyarakat saat ini. Padahal, ruqyah yang sesuai syar’i adalah sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang disyari’atkan untuk dilakukan bagi setiap muslim pertama kali saat dirinya merasa sakit, baik sakit fisik maupun karena gangguan jin.
Apa itu Ruqyah ?
Ruqyah (dengan huruf ra’ di dhammah) adalah yaitu bacaan untuk pengobatan syar’i (berdasarkan riwayat yang shahih atau sesuai ketentuan ketentuan yang telah disepakati oleh para ulama) untuk melindungi diri dan untuk mengobati orang sakit. Bacaan ruqyah berupa ayat ayat al-Qur’an dan doa doa yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
Tidak diragukan lagi, bahwa penyembuhan dengan Al-Qur’an dan dengan apa yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berupa ruqyah merupakan penyembuhan yang bermanfaat sekaligus penawar yang sempurna bagi penyakit hati dan fisik dan bagi penyakit dunia dan akhirat. Bagaimana mungkin penyakit itu mampu melawan firman-firman Rabb bumi dan langit yang jika firman-firman itu turun ke gunung makai ia akan memporakporandakan gunung gunung. Oleh karena itu tidak ada satu penyakit hati maupun penyakit fisik melainkan ada penyembuhnya.
Allah berfirman, “Katakanlah, ‘AlQur’an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang orang yang beriman.’” (Qs. Fushilat: 44)
Dan di surah Al Isra’ 82, “Dan Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang orang yang beriman.”
Dan di surat Yunus ayat 57, “Hai sekalian manusia, sesungguhnya telah datang kepada kalian pelajaran dari Rabb kalian, dan penyembuh bagi penyakit penyakit  (yang berada) didalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Qs. Yunus: 57)
Pada masa jahiliyah, telah dikenal pengobatan ruqyah. Namun ruqyah kala itu banyak mengandung kesyirikan. Misalnya menyandarkan diri kepada sesuatu selain Allah, percaya kepada jin, meyakini kesembuhan dari benda benda tertentu, dan lainnya. Setelah Islam datang, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang ruqyah kecuali yang tidak mengandung kesyirikan,
‘Auf bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata, “Dahulu kami meruqyah di masa jahiliyyah. Lalu kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana pendapatmu tentang hal itu?’
Beliau menjawab, ‘Tunjukkan kepadaku ruqyah-ruqyah kalian. Ruqyah-ruqyah itu tidak mengapa selama tidak mengandung syirik’.” (HR. Muslim no. 2200)
Al-Qurthubi rahimahullahu berkata, “Hadits menunjukkan bahwa hukum asal seluruh ruqyah adalah dilarang, sebagaimana yang tampak dari ucapannya: ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammelarang dari segala ruqyah.’ Larangan terhadap segala ruqyah itu berlaku secara mutlak. Karena di masa jahiliyyah mereka meruqyah dengan ruqyah-ruqyah yang syirik dan tidak bisa dipahami maknanya. Mereka meyakini bahwa ruqyah-ruqyah itu berpengaruh dengan sendirinya. Ketika mereka masuk Islam dan hilang dari diri mereka yang demikian itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang mereka dari ruqyah secara umum agar lebih mantap larangannya dan lebih menutup jalan (menuju syirik). Selanjutnya ketika mereka bertanya dan mengabarkan kepada beliau bahwa mereka mendapat manfaat dengan ruqyah-ruqyah itu, beliau memberi keringanan sebagiannya bagi mereka. Beliau bersabda, ‘Perlihatkan kepadaku ruqyah-ruqyah kalian. Tidak mengapa menggunakan ruqyah-ruqyah selama tidak mengandung syirik’.
Mencegah Lebih Baik dari Mengobati
Saudariku, sesungguhnya syari’at Islam telah sempurna sehingga tidak ada hal melainkan sudah ada keterangannya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Karena itu, Allah telah mengabarkan apa apa yang baik bagi seorang hamba dan apa apa yang mesti ditinggalkan dengan segala hikmah yang kita ketahui maupun yang tidak kita ketahui.
Diantara apa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu berdzikir mengingat Allah dalam setiap keadaan, dzikir pagi dan petang hari, ketika hendak tidur,  ketika masuk dan keluar rumah, saat memakai baju, dan lainnya hingga tidur lagi. Jika kita selalu menjaga dzikir dzikir ini pada waktunya, niscaya ia akan mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat, mencegah segala keburukan, mendatangkan berbagai manfaat dan menolak datangnya bahaya.
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Jika Allah akan memberi kunci kepada seorang hamba, berarti Alah akan membukakan (pintu kebaikan) kepadanya dan jika seseorang disesatkan Allah, berarti ia akan tetap  berada di muka pintu tersebut.” Bila seseorang tidak dibukakan hatinya untuk berdoa dan berdzikir, maka hatinya selalu bimbang, perasaannya gundah gulana, pikiran kalut, gelisah hasrat dan keinginannya menjadi lemah. Namun bila seorang hamba selalu berdoa dan berdzikir memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai keburukan, niscaya hatinya menjadi tenang karena ingat kepada Allah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.” (Qs. Ar Ra’d: 28)
Doa dan dzikir yang dilaksanakan seharusnya adalah doa dan dzikir yang ada tuntunannya dari Rasulullah. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Dzikir yang paling baik dan paling bermanfaat adalah doa dan dzikir yang diyakini dengan hati, diucapkan dengan lisan, dilaksanakan dengan konsisten dari doa dan dzikir yang dicontohkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam serta orang yang melakukannya memahami makna dan maksud yang terkandung didalamnya.”
Seorang muslim seharusnya menjaga diri semaksimal mungkin dengan hal hal yang telah disyari’atkan Allah Ta’ala yaitu menjaga AllahTa’ala dengan benar benar mengikhlaskan diri dalam mentauhidkan-Nya, senantiasa bertaqwa, senantiasa berpegang teguh kepada sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, menjauhi  hawa nafsu.
Download buku Ruqyah
Share:

Mengetahui Gangguan Kesehatan Melalui Kulit Wajah


Ghiboo.com - Anda bisa mengetahui sinyal-sinyal gangguan kesehatan melalui kulit wajah. Kulit wajah menjadi yang pertama bereaksi terhadap beberapa perubahan patologis dalam tubuh.

Jika Anda memperhatikan beberapa kerusakan pada kulit Anda dari waktu ke waktu, maka Anda akan lebih cepat menghindari komplikasi serius. Berikut beberapa tanda gangguan kesehatan yang tercermin melalui kulit wajah, seperti dikutip melalui Geniusbeauty, Selasa (28/2).

Kulit kering

Tanda-tanda kulit kering adalah terbentuknya garis kerut halus, terutama di tulang pipi, sekitar mata dan dahi. Memiliki kulit kering amat sangat sulit dibersihkan bahkan dengan menggunakan kosmetik khusus.

Kondisi kulit yang kelewat kering mungkin merupakan petunjuk adanya kerusakan pada beberapa organ dalam. Kondisi kulit yang sangat kering bisa menunjukkan adanya gangguan pada kelenjar tiroid. Namun, bila kulit wajah Anda kering dan disertai rasa gatal, berhat-hatilah. Ini bisa memberi sinyal Anda sedang mengalami penyakit diabetes.

Peradangan

Jika kulit wajah yang menampakkan pembuluh kapiler dan adanya luka, ada kemungkinan Anda sedang mengalami gangguan fungsi gonad.

Bibir pecah-pecah

Biasanya, kulit bibir yang mengelupas atau pecah-pecah disebabkan adanya perubahan cuaca dan musim. Namun, Anda perlu sadari. Bibir yang pecah-pecah juga menjadi sinyal bahwa tubuh kekurangan vitamin B dan zat besi, sehingga dapat meningkatkan risiko gangguan sistem saraf pusat.

Kulit kuning dan jerawatan

Perubahan warna kulit wajah menjadi kuning dan munculnya jerawat secara mendadak ternyata menunjukkan adanya gangguan pada kantung empedu dan hati.

Share:

Apa Kata Mata Tentang Kesehatan Anda?


Ghiboo.com - Mata merupakan panca indera manusia yang paling penting. Dapat dibayangkan jika kita mengalami kerusakan mata atau kebutaan.
Namun, mata juga bisa membantu kita untuk mendeteksi berbagai masalah gangguan kesehatan. Berikut ini, beberapa jenis gangguan pada mata yang bisa menjadi sinyal adanya ketidakberesan dalam tubuh, seperti dilansir melalui Huffingtonpost, Senin (12/3).
Ukuran pupil berbeda
Pupil atau lingkaran hitam di tengah bola mata, pada orang normal biasanya simetris. Ukuran dan reaksinya sama saat terkena sinar matahari. Namun, jika salah satu pupil mata Anda terlalu besar atau kecil dari yang lain, mungkin ada terdapat gangguan kesehatan. Para ahli mengklaim bahwa perbedaan pupil dapat menunjukkan bahwa orang tersebut berada pada risiko tinggi mengalami stroke, tumor saraf optik atau tumor otak atau aneurisme otak.

Mata kering

Jika mata Anda selalu kering dan super sensitif terhadap cahaya, bisa jadi itu menjadi sinyal adanya masalah pada sistem kekebalan tubuh Anda, seperti sindrom Sjogren, gangguan sistem imun dimana sel imun menyerang dan menghancurkan kelenjar eksokrin yang memproduksi air mata dan liur. Penyakit ini harus diwaspadai, sebab kondisi ini memengaruhi wanita berusia lebih dari 40 tahun dengan gangguan autoimun, seperti rheumatoid arthitis atau lupus.
Mata berawan atau katarak (cloudy eyes)
Jika mata Anda seakan berkabut dan penglihatan mata Anda terganggu, bisa saja Anda memiliki katarak. Hal ini menyebabkan kekeruhan di lensa dalam mata dan harus dioperasi untuk menormalkan penglihatan. Kondisi ini sering terjadi pada orang lanjut usia. Namun, anak muda juga berisiko dan biasanya disebabkan efek samping dari penyakit diabetes, tumor dan pengonsumsian obat tertentu.

Mata gatal

Meskipun ada banyak hal yang dapat menyebabkan rasa gatal di sekitar mata, alasan yang paling umum dapat menunjukkan adanya reaksi alergi. Mata dan daerah sekitarnya merupakan bagian yang sensitif dan lebih rentan terhadap infeksi dan alergi. Pemicu lain bisa saja dari debu atau bulu binatang.
Jika mata Anda gatal dan merah, coba atasi dengan antihistamin untuk mengurangi kemerahan atau kunjungi dokter untuk dilakukan tes alergi. Jika mata dan kelopak mata Anda bengkak dan sakit, bisa pertanda bahwa Anda kurang tidur.

Mata Abu-abu

Jika mata Anda timbul seperti cahaya cincin di sekitar kornea mata, mungkin Anda mengidap arcus senilis, yang sering dikaitkan dengan kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi, yang bisa menyebabkan risiko penyakit jantung dan stroke. Jika melihat ada cincin berwarna abu-abu yang melingkari mata Anda, segera kunjungi dokter untuk membahas perubahan diet Anda.
Menjadikannya organ penting sekaligus panca indera, tentu saja mengharus setiap orang untuk selalu menjaga kesehatan mata. Mata yang sehat tentu saja dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Namun, mata juga bisa membantu kita untuk mendeteksi berbagai masalah gangguan kesehatan. Yuk kita lanjutin, beberapa jenis gangguan pada mata yang bisa menjadi sinyal adanya ketidakberesan dalam tubuh, seperti dilansir melalui Huffingtonpost, Senin (12/3).


Alis mata menipis

Alis mata memang bisa menjadi lebih tipis dengan bertambahnya usia, namun bisa jadi hal ini menandakan adanya disfungsi tiroid. Kehilangan rambut alis bisa menjadi tanda umum dari hipertiroid (tiroid terlalu aktif) atau hipotiroidisme (tiroid tidak terlalu aktif). Tiroid membantu mengatur metabolisme dan hormon tiroid sangat penting untuk produksi rambut. Jika Anda memiliki gejala tersebut, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter.

Mata berair

Menurut Larry Benjamin, dokter mata di The Royal College, mata berair kemungkinan besar terdapat infeksi yang disebabkan oleh virus. Jika penglihatan Anda menjadi kabur, bisa jadi Anda mengalami Computer Vision Syndrome (CVS) yang disebabkan kelelahan mata karena memandang layar komputer. Hal ini membuat mata bekerja lebih keras berfokus pada piksel di layar.

Benjolan kuning

benjolan kuning, atau dikenal dengan xanthelasma palpebral, biasanya muncul di kelopak mata dan bisa menjadi sinyal peringatan bahwa kadar kolesterol Anda sangat tinggi. Benjolan ini merupakan timbunan lemak yang mengumpul dan tumbuh di kelopak mata. Berhati-hati, terkadang bencolan ini menjadi tanda awal dari penyakit arteri korener.

Jika Anda melihat ada titik berwarna pada kelompak mata, bintik-bintik cokelat tertentu, segera temui dokter. Bintik tersebut bisa menjadi tanda awal dari kanker kulit, yang biasanya muncul pada bagian bawah kelopak mata dan akan terlihat berwarna kecokelatan dengan pembuluh darah kecil.

Mata berdarah

Jika mata Anda selalu berdarah dengan pembuluh darah yang pecah sehingga membuat mata Anda bernoda kotor dan terasa sakit, ini bisa menjadi sinyal bahwa Anda memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi menyebabkan pembuluh darah di retina menjadi kaku dan terpelintir yang menyebabkan mata menjadi merah. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko stroke, sehingga harus segara menemui dokter untuk pengobatan.

Bagian mata yang putih berubah jadi kuning

Jika bagian putih mata Anda berubah menjadi kuning dan bukan putih mutiara, ada kemungkinan Anda menderita penyakit kuning, yang berkaitan dengan masalah di hati dan kandung empedu. Perlu dilakukan tes darah untuk mengonfirmasikan penyakit tersebut, jadi jika Anda ragu segera hubungi dokter.

Share:

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.