SEJARAH, FUNGSI DAN MANFAAT REFLEKSI

Berdasarkan Sejarah, mungkin kita pernah berfikir apa itu Refleksi dan datangnya dari mana serta siapa yang menciptakan Ilmu Pijat Reflesi. Mungkin untuk menjelaskannya, terlihat sangat sulit kapan ilmu pijat Refleksi beredar.

Pijat Refleksi adalah pijat alami yang sudah ada sejak lama dan telah digunakan oleh banyak suku bangsa sepanjang Sejarah. Pijat Refleksi juga merupakan salah satu pijat Tradisional yang sudah menjadi sangat populer bagi banyak kalangan.

SEJARAH PIJAT REFLEKSI
Dalam Sejarah Refleksi, Mesir adalah bukti sejarah yang menerapkan Pijat Refleksi. Banyak dari Putri Firaun menggunakan Metode pijat Refleksi dengan memijat kakinya.

Pijat Refleksi yang dipercaya oleh Mesir sekitar 2500 SM mengenai Ahli Pengobatan menyertakan pijat Refleksi dengan melakukan pemijatan pada tangan dan kaki Pasien mereka.

Jika dilihat dari bidang Astronomi dan Teknik, Mesir dalah salah satu bangsa yang memiliki pengaruh sangat besar dalam dunia pengobatan. Yunani dan Romawi pun diduga menggunakan terapi ini.

Walaupun tidak memiliki bukti tertulis mengenai Sejarah Pijat Refleksi yang melibatkan mesir, namun diyakini bahwa pemijatan tradisional termasuk dalam kebudayaan mereka dan itu terpelihara melalui tradisi lisan mereka. India dan Tiongkok juga menggunakan teknik ini.

Orang India kuno menggunakan suatu jenis pengobatan dengan cara menekan titik-titik di kaki berdasarkan sistem titik ‘Marma’ (Titik Energi). Teknik akupuntur Tiongkok pun menggunakan sistem titik yang serupa.

Demikian pula, dalam sejarah suku asli Amerika, orang-orang Indian bisa jadi menggunakan pijat refleksi dalam pengobatan tradisonal mereka. Contohnya saja orang-orang dari suku Cherokee yang menggunakan bagian kaki pasien untuk mengobati seluruh bagian tubuhnya. Keahlian tersebut kemudian dilestarikan dan diwariskan secara turun-temurun dalam kebudayaan pengobatan mereka.

FUNGSI REFLEKSI
Tubuh manusia memiliki peran atau fungsi yang sangat penting dengan mengolah semua bahan kimia, oksigen dan zat makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh serta dengan membuang sisa-sisa makanan yang tidak diperlukan oleh tubuh. Maka dari itu, untuk menjaga kesehatan tubuh selain mengkonsumsi makanan yang baik untuk tubuh, melakukan pijat refleksi juga salah satu pilihan yang sangat tepat demi meningkatkan kesehatan.

1. Saraf
Refleksi kaki untuk saraf berguna untuk meningkatkan fungsi dan fleksibilitasnya dan menjadikan tubuh berfungsi dengan baik. Dalam memperlancar sistem saraf, Refleksi merupakan pilihan kesehatan yang sangat tepat tanpa mengalami resiko apapun.

2. Energi
Mungkin pekerjaan menjadi salah satu penyebab utama tubuh menjadi sangat lelah dan lesu karena kehilangan energi. Langkah yang baik untuk mengatasinya adalah dengan melakukan cara alami seperti Refleksi Kaki. Refleksi kaki dapat mengembalikan keadaan tubuh dalam kondisi yang sangat lesu menjadi berenergi kembali dan penuh dengan semangat.

3. Relaksasi
Dalam menghadapi kehidupan sehari-hari, terkadang kita sebagai manusia merasa sangat lemah untuk menghadapinya. Stres adalah salah satu peristiwa yang sering terjadi pada setiap manusia dalam menghadapi masalah hidup dan salah satu penyebab stres adalah susah tidur. Untuk memberikan Relaksasi pada tubuh, Refleksi adalah jawaban yang sangat baik.

4. Melepaskan Toksin
Tubuh memiliki sistem organ yang sangat penting dalam fungsinya untuk menjaga dan memelihara tubuh dengan baik. Makanan yang masuk kedalam tubuh tidak seutuhnya alami melainkan memiliki seberapa zat berbahaya bagi tubuh. Sitem kandung kemih yang sehat juga termasuk salah satu kunci sebagai pendukung kesehatan tubuh. Untuk mencerna setiap makanan, tubuh memiliki sistem yang dapat menyaring zat-zat berbahaya yang masuk kedalam tubuh dengan membuangnya melalui kandung kemih berbentuk Air Urin. Untuk menjaga kesehatan kandung kemih agar berfungsi dengan baik, sebaiknya menerapkan Refleksi kaki sebagai jawabannya.

Masih banyak fungsi Refleksi lainnya yang baik untuk sistem tubuh seperti Stimulan sistem saraf dan kepala serta otak dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan bukti, cobalah mengunjungi beberapa tempat yang menyediakan program perawatan ini dan rasakan khasiatnya.

MANFAAT REFLEKSI
Refleksi kaki merupakan salah satu pengobatan alami yang terpercaya dalam mengatasi beberapa masalah kesehatan yang sangat sering terjadi pada setiap manusia. Seperti:

1. Menghilangkan Pegal-Pegal
Masalah gangguan kesehatan yang paling sering dialami oleh setiap manusia adalah masalah pegal-pegal pada tubuh. Tubuh memiliki sistem ketahanan yang cukup kuat untuk mengatasi berbagai masalah tubuh. Jika tubuh beraktifitas sangat berlebihan dan tubuh tidak lagi dapat bekerja secara maksimal, maka secara otomatis tubuh akan terasa pegal-pegal. Untuk mengatasi kondisi yang dibilang bukan penyakit serius, Refleksi Kaki adalah pilihan yang sangat tepat.

2. Menghilangkan Kram dan Kesemutan
Kram dan Kesemutan menjadi salah satu hal yang dapat mengganggu aktivitas dan salah satu peristiwa yang sangat mengganggu. Kram dan kesemutan pada bagian tubuh memang bukanlah suatu kondisi yang sangat serius, jika diabaikan akan berakibat fatal. Jika hal ini terjadi pada anda, sebaiknya lakukan perawatan secara alami yaitu dengan cara RefleksI. Refleksi dipercaya dapat mengatasi masalah ini dengan baik.

3. Menjaga Kesehatan Tulang
Tulang merupakan salah satu bagian yang terpenting pada tubuh manusia. Agar tulang menjadi lebih kuat dan juga sehat, tidak hanya mengkonsumsi makanan dan minuman yang baik untuk tulang melainkan Refleksi juga dapat membantu menjaga kesehatan tulang.

4. Membuat Tubuh menjadi Lebih Segar
Dalam setiap aktifitas yang sangat melelahkan, secara otomatis tubuh akan mengeluarkan banyak Ion atau Cairan yang dikeluarkan dengan bentuk keringat. Dengan kurangnya cairan dalam tubuh, tubuh akan terasa tidak berdaya seperti lemas. Untuk mendapatkan kembali cairan tubuh yang hilang, tidak hanya meminum banyak air dan makanan yang bermanfaat, akan tetapi proses Refleksi juga sangat membantu tubuh akan terasa lebih segar dan bugar.

5. Memperlancar Peredaran Darah
Refleksi memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh yang diantaranya adalah memperlancar peredaran darah. Jika aliran dalam tubuh lancar, maka darah dalam tubuh dapat menjadi lebih optimal sehingga tubuh terhindar dari berbagai macam penyakit beresiko.

6. Mencegah Berbagai Penyakit Berbahaya
Ada banyak hal yang sangat penting dari Refleksi kaki dan juga sangat menguntungkan tubuh sehingga tubuh terhindar dari berbagai macam jenis penyakit seperti kanker, darah tinggi, asam urat, diabetes, kolesterol dan pusing-pusing.

Untuk meyakinkan Artikel yang ada di atas, banyak dari usaha-usaha yang bergerak dibidang jasa yang menawarkan banyak keuntungan bagi tubuh terutama bagi kesehatan tubuh secara alami dan tidak beresiko malah sebaliknya.
Share:

6 Titik Ajaib di Tubuh untuk Hilangkan Sakit Kepala Tanpa Obat

Sakit kepala adalah penyakit umum yang biasa terjadi pada setiap orang. Tidak hanya orang berusia tua dan dewasa saja, anak-anak pun dapat mengalaminya.

Yang menjadi pertanyaan, apa yang pertama kali kamu lakukan supaya sakit kepala hilang? Kebanyakan orang pasti memilih untuk minum obat sakit kepala.

Walaupun tidak salah, namun jika terlalu sering meminum obat, maka akan menimbulkan masalah baru di kemudian hari, terutama pada fungsi hati dan ginjal kamu.

Oleh karena itu, kamu harus tahu solusi agar sakit kepala hilang dengan cepat dan efektif tanpa mengonsumsi obat kimia, yaitu dengan pijat akupresur.

Sistem penyembuhan pijat dengan akupresur saat ini banyak diminati oleh banyak kalangan. Karena tidak mengandung bahan kimia seperti jika harus minum obat.

Jadi seperti apakah tekniknya? Berikut ini 6 titik akupresure untuk menghilangkan sakit kepala, sebagaimana dikutip Dream dari Brightside.me:

1. Yintang points


Titik pijat ini terletak diantara alis diatas jembatan hidung. Titik ini adalah solusi menghilangkan kelelahan mata.

2. Zhan Zhu Points


Titik ini simetris antara kanan dan kiri, berada di dasar tepi bagian dalam alis. Memijat bagian titik ini akan mengurangi hidung meler dan meningkatkan ketajaman pengelihatan. Pijat selama 1 menit dengan gerakan menekan dan melingkar.

3. Yingxiang Points


Titik ini terletak di kedua sisi lubang hidung yang sejajar dengan mata. Pijat bagian titik ini akan membantu membuka sinus, mengurangi sakit kepala dan gigi, juga meredakan stres.

4. Tian Zhu Points


Titik ini terletak di bagian belakang kepala, tepatnya di bawah rambut, di sebelah luar kanan kiri otot besar. Pijat titik ini akan membantu meringankan hidung tersumbat, nyeri pada mata dan telinga, sakit kepala parah dan migrain.

5. Shua Gu Points


Titik ini terletak sekitar 2 sampai 3 cm diatas telinga (Jika anda menggigit gigi, terasa ada otot yang mengeras pada kepala bagian samping). Tekan titik ini akan mengurangi rasa sakit di kepala wilayah temporal, dan juga bisa mengurangi kelelahan pada mata.

6. He Gu Points


Titik ini terletak bagian punggung tangan di antara tulang ibu jari dan jari telunjuk bagian pangkal. Pijat daerah ini bisa mengurangi sakit punggung, sakit gigi, juga ketegangan pada otot leher.
Share:

Fakta Tentang Gurah untuk Mengobati Sinus

Gurah merupakan pengobatan tradisional untuk mengeluarkan lendir dari dalam tubuh dengan ramuan cairan srigunggu yang diteteskan melalui hidung. Gurah diyakini dapat mengobati penyakit sinus.

Menurut Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1076/Menkes/SK/VII/2003 tentang Penyelenggaraan Pengobatan Tradisional, gurah digolongkan dalam pengobatan tradisional ramuan. Gurah disejajarkan dengan jamu, tabib, shinshe, homoeopathy, aromatherapist, dan pengobat tradisional lain yang menggunakan metode sejenis.

Cara kerja gurah
Gurah dipercaya dapat menyembuhkan penyakit sinusitis atau sinus. Seperti disebutkan di atas, bahan utama dalam pengobatan gurah adalah tanaman srigunggu atau senggugu. Tanaman berbunga yang bernama latin Clerodendrum serratum ini mengandung saponin. Saponin bekerja sebagai vasolidator, yaitu melebarkan pembuluh darah dan merangsang produksi lendir. Dengan kata lain, gurah dapat merangsang pembentukan lendir agar bisa dikeluarkan guna mengobati sinus.

Gurah biasanya dilakukan oleh praktisi gurah yang bisa juga disebut sebagai battra gurah. Ketika melakukan gurah, pasien diharuskan tidur telentang. Oleh battra gurah, ramuan srigunggu kemudian dimasukkan ke dalam hidung pasien. Ramuan didapat dengan mengeringkan akar pohon srigunggu. Akar tersebut kemudian digilas hingga keluar busa, dan disaring sampai diperoleh cairan yang jernih. Terakhir, cairan tersebut ditambahkan dengan air masak.

Setelah ramuan diteteskan ke hidung, pasien diminta untuk tidur tengkurap. Gunanya untuk mengeluarkan lendir yang dihasilkan dari mulut dan hidung. Ketika melakukan prosedur gurah, battra gurah biasanya ditemani oleh tukang pijat. Pasien dipijat agar merasa santai, sekaligus untuk mengurangi rasa sakit pada hidung selama prosedur gurah yang bisa memakan waktu hingga satu jam lamanya.

Pengobatan alami sinus lainnya
Jika menderita sinus, ada beberapa cara sederhana yang dapat Anda lakukan untuk meringankan ketidaknyamanan yang dirasakan. Cara-cara ini juga sudah dikenal dan biasanya tidak menimbulkan komplikasi, yaitu:

Menghirup uap panas, uap dapat membantu mengurangi saluran hidung yang bengkak dan tersumbat.
Meletakkan handuk hangat basah di wajah.
Menggunakan pelembap ruangan (humidifier), jangan lupa untuk membersihkannya secara teratur.
Bersihkan lendir dan jaga sinus tetap lembap dengan air garam.
Minum banyak air untuk membantu mengencerkan lendir dan mengurangi penyumbatan pada sinus.
Istirahat yang cukup.


AS TNA
Share:

Manfaat pijat Reflexi untuk tubuh

Pijat refleksi merupakan satu dari sekian banyak jenis pijat yang sudah lama dipraktekkan di dunia, bahkan sudah beribu-ribu tahun usianya. Pijat sendiri merupakan suatu jenis terapi dan seperti dikutip WebMD ada sekitar 80 jenisnya.

Pada umumnya pijat sendiri menggunakan tekanan, gerakan, dan teknik tertentu yang melibatkan tekanan, gosokan, atau menggerakkan otot dan jaringan lunak lainnya dengan tangan dan jari. Kadang-kadang yang memijat juga suka menggunakan siku atau telapak kaki.

Ada berbagai alasan kenapa banyak orang menyukai pijat, mulai dari ingin mengurangi gejala atau menyembuhkan cedera, membantu meringankan kondisi kesehatan tertentu, sampai meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Pijat refleksi, sebagai salah satu jenis pijat yang saat ini diminati, selain membuat tubuh kita jadi bugar, juga membuat daya tahan tubuh kita tetap prima. Pijat refleksi pun membuat badan tetap sehat dan tidak mudah sakit, seperti kata Bambang Wahyudi, pakar pijat refleksi dan terapi holistik kepada Kompas.

Masih kata Bambang, pijat refleksi bisa membuka simpul-simpul saraf pembuluh darah, yang akan membuat aliran darah dalam tubuh jadi lebih lancar (pembuluh nadi dan pembuluh balik). Dengan demikian, penyakit yang diakibatkan peredaran darah yang tidak lancar bisa diatasi, seperti sakit kepala, depresi, asma, sampai sindrom pra menstruasi.

Lancarnya peredaran darah tersebut adalah karena pijat refleksi fokus hanya dengan memijat pada titik-titik saraf tertentu yang berada di telapak kaki. Bambang pun mengatakan banyak pasiennya sembuh dari beberapa penyakit akibat peredaran darah yang tidak lancar.

Lebih mudah mengurangi gejala penyakit
Pijat refleksi terbukti sudah berkembang sekitar 4.000 tahun lalu di China. Namun, terapi kaki sendiri sudah dilakukan pada jaman Mesir kuno, seperti dilansir Telegraph. Pijat refleksi menurut Rosanna Bickerton, ahli pijat refleksi, akan lebih efektif dan cepat dalam mengurangi gejala penyakit tertentu.

Refleksi merupakan bentuk pengobatan pencegahan yang kuat. Refleksi lebih banyak bekerja untuk masalah kesehatan minor, seperti sakit kepala, masalah pencernaan, atau nyeri punggung.

Untuk masalah penyakit jangka panjang atau yang berat, pijat refleksi bermanfaat dalam mengatur rasa sakit atau nyeri. Pijat ini akan mengurangi rasa sakit pada penyakit seperti Parkinson dan multiple sclerosis.

“Pijat refleksi tentu tidak bisa menyembuhkan kondisi ini, tapi mungkin bisa membantu mengurangi beberapa gejala penyakitnya,” tutur Bickerton.

Bickerton menjelaskan, terapis pijat refleksi akan membaca tubuh melalui telapak kaki. Rasa sakit atau nyeri di area kaki saat memijat atau menekan telapak kaki menandakan ada masalah yang berhubungan dengan organ atau bagian tubuh Anda. Dari gerakan itu pula tubuh mulai melakukan proses penyembuhan secara alami.

3 manfaat pijat refleksi yang paling terasa
Dari apa yang sudah dipaparkan oleh beberapa ahli di atas, secara singkat ada tiga manfaat pijat refleksi yang paling terasa selain peredaran darah yang lebih lancar, seperti dikutip Live Strong, yaitu:

1. Mengurangi stres

Manfaat yang paling jelas adalah berkurangnya stres. Teknik refleksi termasuk mengurut jari kaki serta memijat dan mengurut keseluruhan telapak kaki, dan jika dilakukan dengan benar dan teratur, tidak akan menyebabkan ketidaknyamanan maupun sakit. Berdasarkan The Complete Illustrated Guide to Reflexology, orang-orang dari segala usia bisa mendapatkan manfaat positif dari refleksi. Meskipun hasilnya berbeda pada setiap individu, secara umum mereka akan merasa lebih rileks dan damai.

2. Mengurangi nyeri

Para ahli refleksi percaya bahwa penyakit yang diderita pasien disebabkan tersumbatnya saluran energi atau meridian tubuh. Sumbatan ini menghalangi aliran kehidupan melalui energi, yang biasa dikenal sebagai ‘Chi’, sehingga menyebabkan bertambahnya energi negatif, dan menghasilkan nyeri atau penyakit.

Ada lebih dari 7.000 ujung saraf di telapak kaki dan mereka terhubung ke seluruh tubuh melalui sistem saraf pusat. Dengan memijat telapak kaki atau ujung saraf tersebut, ini akan merangsang tubuh untuk melakukan penyembuhan secara mandiri.

Ali Headeach, ahli refleksi dari Margate, Inggris, mengatakan, “Pijat didesain untuk memperbaiki keseimbangan antara perbedaan sistem dan fungsi tubuh, serta ketika sudah baikan, harmonisasi tubuh akan kembali baik. Karena refleksi begitu membuat tubuh rileks, ia juga sangat efektif dalam mengurangi rasa sakit, ketika tekanan keluar dari tubuh dan stres berkurang, nyeri atau sakit juga berkurang.”

3. Meningkatkan sistem pencernaan dan energi

Refleksi meningkatkan aliran energi, meningkatkan sirkulasi, dan menstimulasi sistem pencernaan. Pijat refleksi juga menghilangkan racun dari dalam tubuh. Sebelum Anda melakukan pijat refleksi, ada baiknya Anda tidak minum alkohol 24 jam sebelum pijat, karena bila tidak efek dari alkohol akan berlipat ganda. 

AS TNA
Share:

KUMPULAN HADITS TENTANG BEKAM


  1. "Sesungguhnya cara pengobatan paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah (bekam)". (Muttafaq ‘alaihi, Shahih Bukhari no. 2280 & Shahih Muslim no. 2214) 
  2. "Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah al hijamah". (HR. Ahmad, shahih) 
  3. Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya pada bekam itu terkandung kesembuhan.” (Kitab Mukhtashar Muslim no. 1480, Shahihul Jaami' no. 2128 & Silsilah al-Hadiits ash-Shahiihahno. 864, karya Imam al-Albani) 
  4. Dari Ashim bin Umar bin Qatadah, dia memberitahukan bahwa Jabir bin Abdullah pernah menjenguk al-Muqni’, dia bercerita: “Saya tidak sembuh sehingga saya berbekam, karena sesungguhnya saya pernah mendengar rasulullah bersabda: ‘Sesungguhnya di dalamnya terkandung kesembuhan’.” (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Ya’la, al-Hakim, al-Baihaqi) 
  5. "Kesembuhan bisa diperoleh dengan 3 cara yaitu: sayatan pisau bekam, tegukan madu, sundutan api. Namun saya tidak menyukai berobat dengan sundutan api." (HR. Muslim) 
  6. "Penyembuhan terdapat dalam tiga hal, yakni meminum madu, sayatan alat bekam, dan sundutan dengan api, dan saya melarang umatku berobat dengan sundutan api." (HR. Bukhori) 
  7. Dari Uqbah bin Amir, Rasulullah bersabda: “Ada 3 hal yang jika pada sesuatu ada kesembuhan, maka kesembuhan itu ada pada sayatan alat bekam atau minum madu atau membakar bagian yang sakit, dan saya membenci pembakaran (sundutan api) dan tidak juga menyukainya.” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya) 
  8. Dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda: “Jika ada suatu kesembuhan pada obat-obat kalian maka hal itu ada pada sayatan alat bekam.” Dia bersabda: “Atau tegukkan madu.” (Kitab Kasyful Astaar‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami, III/388) 
  9. "Jika pada sesuatu yang kalian pergunakan untuk berobat itu terdapat kebaikan, maka hal itu adalah berbekam." (Shahih Sunan Ibnu Majah, karya Syaikh Al-Albani (II/259), Shahih Sunan Abu Dawud, karya Syaikh Al-Albani (II/731)) 
  10. Dari Ibnu Abbas, nabi bersabda: "Orang yang paling baik adalah seorang tukang bekam (Al Hajjam) karena ia mengeluarkan darah kotor, meringankan otot kaku dan mempertajam pandangan mata orang yang dibekamnya." (HR. Tirmidzi, hasan gharib) 
  11.  Dari Anas bin Malik, rasulullah bersabda: “Kalian harus berbekam dan menggunakan al-qusthul bahri." (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan an-Nasai dalam kitab as-Sunan al-Kubra no. 7581) 
  12. Dari Jabir al-Muqni, dia bercerita: “Saya tidak akan merasa sehat sehingga berbekam, karena sesungguhnya saya pernah mendengar rasulullah bersabda: "Sesungguhnya pada bekam itu terdapat kesembuhan’.” (Shahih Ibnu Hibban (III/440)) 
  13. Dari Anas bin Malik, dia bercerita: “Rasulullah bersabda: ‘Jika terjadi panas memuncak, maka netralkanlah dengan bekam sehingga tidak terjadi hipertensi pada salah seorang di antara kalian yang akan membunuhnya’.” (Diriwayatkan oleh al-Hakim dalam kitab al-Mustadrak, dari Anas secara marfu’, dia menshahihkannya yang diakui pula oleh adz-Dzahabi (IV/212)) 
  14.  Dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata: “Rasulullah pernah menyampaikan sebuah hadits tentang malam dimana dia diperjalankan bahwa dia tidak melewati sejumlah malaikat melainkan mereka semua menyuruh dia dengan mengatakan: ‘Perintahkanlah umatmu untuk berbekam’.” (Shahih Sunan at-Tirmidzi, Syaikh al-Albani (II/20), hasan gharib) 
  15. Pada malam saya diisra'kan, saya tidak melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka berkata: “Wahai Muhammad suruhlah umatmu melakukan bekam.” (HR Sunan Abu Daud, Ibnu Majah, Shahih Jami'us Shaghir 2/731) 
  16. Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah bersabda: “Tidaklah saya berjalan melewati segolongan malaikat pada malam saya diisra’kan, melainkan mereka semua mengatakan kepada saya: ‘Wahai Muhammad, engkau harus berbekam’.” (Shahih Sunan Ibnu Majah, Syaikh al-Albani (II/259)) 
  17. Dari Ibnu Umar, Rasulullah bersabda: “Tidaklah saya melewati satu dari langit-langit yang ada melainkan para malaikat mengatakan: ‘Hai Muhammad, perintahkan ummatmu untuk berbekam, karena sebaik-baik sarana yang kalian pergunakan untuk berobat adalah bekam, al-kist, dan syuniz (semacam tumbuh-tumbuhan)’.” (Kitab Kasyful Astaar ‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami, III/388) 
  18. Dari Ibnu Umar, dia berkata, dia berkata, rasulullah bersabda: "Hijamah sebelum makan pagi adalah paling ideal. Hijamah itu dapat menambah kecerdasan akal, menambah kekuatan hafalan orang-orang yang menghafal, siapa yang hendak melakukan pengobatan dengan hjamah, hendaklah dia melakukannya pada hari Kamis, atas nama Allah. Hindarilah hijamah pada hari Jum’at, hari Sabtu dan hari Ahad. Lakukanlah hijamah pada hari Senin dan Selasa. Hindari hijamah pada hari Rabu, karena itu merupakan hari ketika Ayyub di timpa bala’. Penyakit lepra dan kusta tidak muncul melainkan pada hari Rabu atau malam Rabu." (Shahih Sunan Ibnu Majah, Al-Albany, 2/261) 
  19. Dari Abdullah bin Mas’ud, dia berkata, rasulullah bersabda: "Waktu yang paling baik bagi kalian untuk melakukan hijamah ialah pada tanggal 17, 19, dan 21 (dari bulan Qomariyah)." (Shahih Sunan At-Tirmidzi) 
  20. Al-Khallal berkata, saya diberitahu oleh Ismah bin Isham, dia berkata, saya diberi tahu Hambal, dia berkata: "Abu Abdullah Ahmad bin Hambal biasa melakukan hijamahkapanpun ketika darah bergejolak (tidak normal), dan kapanpun waktunya." (Ath-Thibb An-Nabawy, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, hal. 59) 

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Bekam
Share:

BERBEKAM TIDAK MEMBATALKAN PUASA ?

Dalil-dalil berikut menunjukkan dibolehkannya bekam bagi orang yang berpuasa.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ – رضى الله عنهما – أَنَّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – احْتَجَمَ ، وَهْوَ مُحْرِمٌ وَاحْتَجَمَ وَهْوَ صَائِمٌ .

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam dalam keadaan berihrom dan berpuasa. (HR. Bukhari no. 1938)

يُسْأَلُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ – رضى الله عنه – أَكُنْتُمْ تَكْرَهُونَ الْحِجَامَةَ لِلصَّائِمِ قَالَ لاَ . إِلاَّ مِنْ أَجْلِ الضَّعْفِAnas bin Malik radhiyallahu ‘anhu ditanya, “Apakah kalian tidak menyukai berbekam bagi orang yang berpuasa?” Beliau berkata, “Tidak, kecuali jika bisa menyebabkan lemah.” (HR. Bukhari no. 1940)

Menurut jumhur (mayoritas ulama) yaitu Imam Abu Hanifah, Malik, Asy Syafi’i, berbekam tidaklah membatalkan puasa. Pendapat ini juga dipilih oleh Ibnu Mas’ud, Ibnu ‘Umar, Ibnu ‘Abbas, Anas bin Malik, Abu Sa’id Al Khudri dan sebagian ulama salaf.

Imam Asy Syafi’i dalam Al Umm mengatakan, “Jika seseorang meninggalkan bekam ketika puasa dalam rangka kehati-hatian, maka itu lebih aku sukai. Namun jika ia tetap melakukan bekam, aku tidak menganggap puasanya batal.”[1]

Di antara alasan bahwa bekam tidaklah membatalkan puasa:

Alasan pertama: Boleh jadi hadits yang menjelaskan batalnya orang yang melakukan bekam dan di bekam adalah hadits yang telah di mansukh (dihapus) dengan hadits lain yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al Khudri berikut:

رَخَّصَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- فِى الْقُبْلَةِ لِلصَّائِمِ وَالْحِجَامَةِ
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keringanan (rukhsoh) bagi orang yang berpuasa untuk mencium istrinya dan berbekam.”[2]

Ibnu Hazm mengatakan, “Hadits yang menyatakan bahwa batalnya puasa orang yang melakukan bekam dan orang yang dibekam adalah hadits yang shohih –tanpa ada keraguan sama sekali-. Akan tetapi, kami menemukan sebuah hadits dari Abu Sa’id: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi keringanan (rukhsoh) bagi orang yang berpuasa untuk berbekam“. Sanad hadits ini shohih. Maka wajib bagi kita untuk menerimanya. Yang namanya rukhsoh (keringanan) pasti ada setelah adanya ‘azimah (pelarangan) sebelumnya. Hadits ini menunjukkan bahwa hadits yang menyatakan batalnya puasa dengan berbekam (baik orang yang melakukan bekam atau orang yang dibekam) adalah hadits yang telah dinaskh (dihapus).”[3]

Setelah membawakan pernyataan Ibnu Hazm di atas, Syaikh Al Albani mengatakan, “Hadits semacam ini dari berbagai jalur adalah hadits yang shohih –tanpa ada keraguan sedikitpun-. Hadits-hadits ini menunjukkan bahwa hadits yang menyatakan batalnya puasa karena bekam adalah hadits yang telah dihapus (dinaskh). Oleh karena itu, wajib bagi kita mengambil pendapat ini sebagaimana yang dinyatakan oleh Ibnu Hazm rahimahullah di atas.”[4]

Alasan kedua: Pelarangan berbekam ketika puasa yang dimaksudkan dalam hadits adalah bukan pengharaman. Maka hadits: “Orang yang melakukan bekam dan yang dibekam batal puasanya” adalah kalimat majas. Jadi maksud hadits tersebut adalah bahwa orang yang membekam dan dibekam bisa terjerumus dalam perkara yang bisa membatalkan puasa. Yang menguatkan hal ini adalah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Abdur Rahman bin Abi Layla dari salah seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- نَهَى عَنِ الْحِجَامَةِ وَالْمُوَاصَلَةِ وَلَمْ يُحَرِّمْهُمَا إِبْقَاءً عَلَى أَصْحَابِهِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berbekam dan puasa wishol -namun tidak sampai mengharamkan-, ini masih berlaku bagi sahabatnya.”[5]

Jika kita melihat dalam hadits Anas yang telah disebutkan, terlihat jelas bahwa bekam itu terlarang ketika akan membuat lemah. Anas ditanya,

أَكُنْتُمْ تَكْرَهُونَ الْحِجَامَةَ لِلصَّائِمِ قَالَ لاَ . إِلاَّ مِنْ أَجْلِ الضَّعْفِ

“Apakah kalian tidak menyukai berbekam bagi orang yang berpuasa?” Anas menjawab, “Tidak, kecuali jika bisa menyebabkan lemah.”

Dengan dua alasan di atas, maka pendapat mayoritas ulama kami nilai lebih kuat yaitu bekam tidaklah membatalkan puasa. Akan tetapi, bekam dimakruhkan bagi orang yang bisa jadi lemas. Termasuk dalam pembahasan bekam ini adalah hukum donor darah karena keduanya sama-sama mengeluarkan darah sehingga hukumnya pun disamakan.[6]
Share:

Kalender Bekam Thibbun Nabawi ABU AULIA 313

Waktu Terbaik untuk berbekam adalah satu minggu dipertengahan bulan-bulan Qomariah ( Kalender ISLAM ), yaitu satu minggu setelah PURNAMA yang berarti dari tanggal 15 s/d 21 bulan Hijriah, karena pada waktu ini Gaya GRAVITASI BULAN sedang Kuat-kuatnya terhadap BUMI TERUTAMA di tanggal-tanggal GANJILnya sehingga kondisi Darah menjadi Bergejolak dan berada di Permukaan, jadi saat Manusia berBEKAM di waktu ini akan Masksimal dan Efektif untuk mengeluarkan Darah Statis,Darah Kotor,Racun-racun dalam darah dan Sumbatan-sumbatan Darah.

Ibnu Sina di dalam kitabnya Al-Qaanun mengatakan: “Diperintahkan untuk tidak berbekam di awal bulan karena cairan-cairan tubuh kurang aktif bergerak dan tidak normal, dan tidak di akhir bulan karena bisa jadi cairan-cairan tubuh mengalami pengurangan. Oleh karena itu diperintahkan melakukan bekam pada pertengahan bulan ketika cairan-cairan tubuh bergolak keras dan mencapai puncak penambahannya karena Gaya Gravitasi Bulan yang sangat Kuat saat pertengahan Bulan”

Imam asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar, bahwa berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan. Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan berat 3-4 jam sebelumnya.

1. Dari Abu Hurairah radhiallaahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berbekam pada hari ke-17, 19 dan 21 (tahun Hijriyah), maka ia akan sembuh dari segala macam penyakit.” (Shahih Sunan Abu Dawud, II/732, karya Imam al-Albani)

2. Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallaahu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda: “ Sesungguhnya sebaik-baik bekam yang kalian lakukan adalah hari ke-17, ke-19, dan pada hari ke-21.” (Shahih Sunan at-Tirmidzi, Syaikh al-Albani (II/204))

3. Dari Anas bin Malik radhiallaahu ‘anhu, dia bercerita: ” Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam biasa berbekam di bagian urat merih (jugular vein) dan punggung. Ia biasa berbekam pada hari ke-17, ke-19, dan ke-21.” (HR, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, sanad shahih)

4. Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: “Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda: ‘Berbekamlah pada hari ke-17 dan ke-21, sehingga darah tidak akan mengalami hipertensi yang dapat membunuh kalian’.” (Kitab Kasyful Astaar ‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami (III/388))

5. Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ya’quub[9] : Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin ‘Abdil-Hamiid Al-Haaritsiy[10] : Telah menceritakan kepada kami Husain bin ‘Aliy Al-Ju’fiy[11], dari Hamzah Az-Zayyaat[12], dari Abaan bin Shaalih[13], dari Anas, ia berkata : Telah bersabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam : “Berbekamlah pada tanggal 15, 17, 19, atau 21. Jangan sampai darahmu bergolak “ [Al-Amaaliy, no. 331].
Share:

Thibbun Nabawi ABU AULIA 313 mengucapkan Selamat Rahmadhan 1439 H

Kami keluarga Besar Thibbun Nabawi ABU AULIA 313 mengucapkan selamat menunaikan Ibadah puasa, mohon maaf atas segala khilap baik ucapan maupun perbuatan, baik sengaja maupun tidak di sengaja....MOHON MAAF LAHIR BATHIN
Share:

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.